Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menggeser seluruh industri berat yang beroperasi di Jakarta ke wilayah Provinsi Banten.
"Industri berat di Jakarta itu akan kita geser ke Banten," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Senin 9 Maret 2015.
Menurut Djarot, Jakarta sudah tidak cocok lagi bagi industri berat karena industri berat tidak bisa dijadikan senjata untuk bersaing di Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan ASEAN Free TRADE
Area (AFTA).
Setelah semua industri berat digeser, Pemprov DKI akan menggiatkan pusat-pusat industri yang ditinggal industri berat dengan industri kreatif masyarakat.
"Jadi nantinya Jakarta lebih condong ke pusat industri kreatif," ujar Djarot
Djarot meminta Kamar Dagang Indonesia (Kadin) DKI Jakarta untuk membuat road map industri kreatif Ibu Kota.
"Kadin akan bikin road map-nya. Saya minta jangan terlalu panjang dan jauh. Sampai 2018 saja itu apa yang fokus dan detail," paparnya.
"Industri berat di Jakarta itu akan kita geser ke Banten," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Senin 9 Maret 2015.
Menurut Djarot, Jakarta sudah tidak cocok lagi bagi industri berat karena industri berat tidak bisa dijadikan senjata untuk bersaing di Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan ASEAN Free TRADE
Setelah semua industri berat digeser, Pemprov DKI akan menggiatkan pusat-pusat industri yang ditinggal industri berat dengan industri kreatif masyarakat.
"Jadi nantinya Jakarta lebih condong ke pusat industri kreatif," ujar Djarot
Djarot meminta Kamar Dagang Indonesia (Kadin) DKI Jakarta untuk membuat road map industri kreatif Ibu Kota.
"Kadin akan bikin road map-nya. Saya minta jangan terlalu panjang dan jauh. Sampai 2018 saja itu apa yang fokus dan detail," paparnya.

Tidak ada komentar